Persaingan Luar Angkasa China vs AS

Pada akhir bulan Desember 2025, Badan Antariksa Luar Angkasa China mengajukan permohonan kepada International Telecommunication Union (ITU) untuk Peluncuran 200 Ribu Satelit Orbit Rendah Bumi, di mana semua satelit ini harus diluncurkan sebelum tahun 2039!

Banyak Media barat mulai gelisah karena hal ini dianggap sebagai Langkah Beijing untuk Melawan Starlink yang MenDominasi 42 Ribu Satelit Serupa.

Yeah, Satelit untuk akses internet Starlink telah dipolitisasi dan dijadikan sebagai senjata oleh Washington untuk melawan Rusia dalam Perang Ukraina. Untuk mencegah Monopoli Washington dalam Satelit Orbit Rendah ini, Beijing mempercepat langkah peluncuran ini.

Tujuan Utamanya adalah Menyediakan akses internet berbiaya rendah bagi negara-negara di sepanjang jalur “Belt and Road”, sekaligus meningkatkan pengaruh dan posisi China dalam infrastruktur digital global.

Tahukah Kamu, Jika Satelit orbit rendah sangatlah efektif untuk komunikasi militer, transmisi intelijen, dan navigasi drone, membangun sistem cadangan antariksa yang tahan gangguan, sehingga mencegah jalur informasi Dunia diMonopoli oleh AS sendiri.

Langkah Beijing ini dinilai sangat bermanfaat untuk Mematahkan dominasi AS dalam penetapan aturan Luar Angkasa dan mendorong sistem tata kelola antariksa global yang lebih adil dan rasional bagi Negara-negara Global South yang sangat Tertinggal dalam persaingan Angkasa Luar.

Dengan mengunci sumber daya melalui skala besar, mendorong terobosan teknologi lewat kebutuhan nyata, menjamin keamanan melalui jaringan antariksa, Supaya Hak Penggunaan Luar Angkasa tidak hanya diMonopoli oleh Satu Negara seperti AS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Total
0
Share
error: Content is protected !!